Assalamualaikum wr wb, Selamat datang di dunia kecilku, aku berharap di sini kita dapat saling berbagi ilmu, berbagi cerita, ataupun sekedar bertukar pikiran. agar kita semua bisa mendapat manfaat dari dunia kecilku. terima kasih atas kunjungannya..

Selasa, 09 Maret 2010

Shalat dengan pembatas (sutrah)

Kebanyakan dari kita merasa biasa shalat dengan tanpa pembatas (sutrah) , yang menyebabkan orang lain dapat berlalu lalang di hadapan kita (yang sedang shalat) dengan bebas. padahal yang demikian itu dapat mengurangi kesempurnaan shalat. Hukumnya sendiri masih banyak diperselisihkan, ada yang mengatakan wajib ada juga yang sunnah.garupale

Rasulullah saw bersabda:
"janganlah kalian shalat kecuali menghadap sutrah (pembatas) dan jangan biarkan seorangpun lewat dihadapanmu, jika dia enggan maka perangi (halangi sekuat tenaga) karena syaiton bersamanya." (HR Muslim, Ibnu khuzaimah)

tentu saja perintah di atas ditujukan bagi Imam atau orang yang shalat sendirian. adapun bagi makmum tidak disyari'atkan mengambil sutrah. di dalam buku "Tuntunan Shalat Nabi" (Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani) juga diceritakan bahwa Rasulullah saw tidak pernah membiarkan sesuatupun lewat di hadapan Beliau (ketika shalat). suatu ketika Nabi sedang shalat tiba-tiba ada seekor kambing berusaha lewat dihadapannya, maka Nabi pun maju mendahuluinya hingga perut Beliau menempel ke dinding (sehingga kambing tersebut lewat di belakang Beliau).

Rasulullah saw juga bersabda:
"Kalau seandainya orang yang lewat di depan orang yang sedang shalat mengetahui apa yang akan menimpanya (begitu besar dosanya), Niscaya ia memilih berdiri selama 40 tahun karena hal itu lebih baik baginya daripada lewat di depan orang yang shalat."
(HR Bukhori, Muslim)

0 komentar:

Photobucket
Template by : kendhin x-template.blogspot.com