Assalamualaikum wr wb, Selamat datang di dunia kecilku, aku berharap di sini kita dapat saling berbagi ilmu, berbagi cerita, ataupun sekedar bertukar pikiran. agar kita semua bisa mendapat manfaat dari dunia kecilku. terima kasih atas kunjungannya..

Rabu, 26 Januari 2011

Main Hati

“Mengapa begini? Apa yang terjadi?
Tak pernah sebelumnya, Tak pernah kuduga..
Kuakui ku main hati..
Ku tak bisa tuk memungkiri, ku main hati..”
(Main Hati – Andra n the backbone)

Entah nanti pada tahun berapa obat penangkal untuk virus ini dapat diciptakan, pastinya para remaja yang paling rentan terhadap virus ini yang harus mendapat perhatian dan pengawasan khusus. Tentu pernyataan barusan bukan bermaksud agar aku yang sudah termasuk remaja senior ini bebas dari pengasawan loh.. bahkan remaja lanjut usia pun terkadang masih harus diawasi ketat jika sudah mulai menunjukkan gejala suka berlama-lama di depan cermin.

(khusus buat papa tercinta, lama-lama di depan cermin gpp kok.. hehe. blogger-emoticon.blogspot.com )

Sungguh miris melihat pergaulan dan tingkah polah remaja edisi terbaru abad ini, banyak yang karena kurang mendapat pengajaran agama yang baik di keluarga maupun lingkungannya hingga tidak dapat mengontrol diri saat terjangkiti virus ini, akibatnya melakukan perbuatan yang dilarangNYA. Dan di akhir cerita, penyesalan pun akan menjadi pahlawan kesiangan.

Padahal remaja yang sudah mengetahui batas-batas pergaulan yang baik pun terkadang masih dapat terjangkiti virus ini, tentunya itu di saat immune keimanan yang labil sedang turun.

Seperti kisah dalam novel yang diracik lumayan apik oleh mbak Anfika Noer, bahkan hati yang sudah sekuat mungkin diberi tameng pelindung pun dapat tertembus anak panah cupid, tak perduli interaksi yang terjadi itu hanya melalui media sms tanpa tatap muka langsung, apalagi yang langsung.

Sesungguhnya virus merah jambu tidak akan menghadirkan kemudharatan jika kita menjalankan semua sesuai perintahNYA dan menjauhi semua perbuatan yang dilarangNYA. Ibarat seorang komentator dalam pertandingan bola, tentu memberi komentar dan masukan itu adalah hal yang mudah, tapi bagaimana jika kita yang menjadi pemain bola yang sedang bertanding itu?? Hehe.

Percaya deh, memanglah tidak mudah untuk melakukan suatu perbuatan yang baik, sekali waktu pun terkadang kita akan tergelincir, meskipun begitu tetap berusaha untuk bangkit dan ingat bahwa kebahagiaan yang abadi adalah di kehidupan abadi kita nanti, janganlah lantas barter kebahagiaan yang abadi itu dengan kebahagiaan sesaat yang tentu akan berlalu..

Tak ada gading yang tak retak, aku pun hanya seorang hamba ALLAh yang penuh dengan kekhilafan, mohon maaf bila selama ini kurang memahami bagaimana komunikasi dan interaksi yang baik dalam bergaul sehingga mengakibatkan terjadi kesalah pahaman.

Layaknya ulat, sang hama perusak tanaman yang dibenci oleh para petani, setelah melakukan puasa 7 hari 7 malam dalam kepompong, dia akan berubah menjadi kupu-kupu cantik yang dapat terbang bebas dan memiliki tugas mulia, yaitu mengawinkan putik dan benang sari pada kuncup bunga.

Tentu akan indah jika “virus” ini pun berubah menjadi menjadi benih kebahagiaan yang akan semakin berkembang setiap harinya, untuk itu kita pun harus melakukan puasa layaknya si ulat, puasa nafsu tentunya. hingga pada saatnya nanti kita mengucap Ijab Qabul, barulah kutukan virus itu akan hilang berganti kebahagiaan. “Berpacaran dalam ikatan pernikahan”, tentu indah bukan.. blogger-emoticon.blogspot.com

Semoga aku, si hama perusak ini pun dapat melewati proses ini hingga pada saatnya nanti, dapat menjadi kupu-kupu yang memiliki tugas mulia, “menjadi kepala rumah tangga”..

Amin..

1 komentar:

ummi na fath n ais mengatakan...

Amin Allohumma amin...
Semoga terijabah segala do'a
kuat kan tekad tuk bisa meraihnya...
"berpacaran dalam ikatan yang suci...NIKAH"
Lebih indah dan bersih dari sgala nafsu sesaat

Photobucket
Template by : kendhin x-template.blogspot.com